Tujuan dari Pembiasaan Sekolah

Kegiatan Pembiasaan yang dilakukan tiap Pagi di SMA PGRI 1 Subang merupakan suatu proses pembentukan kebiasaan-kebiasaan baru. Tujuannya antaralain agar siswa memperoleh sikap-sikap dan kebiasaan-kebiasaan baru yang lebih tepat dan positif dalam arti selaras dengan kebutuhan ruang dan waktu. Selain itu, arti tepat dan positif ialah selaras dengan norma dan tata nilai mural yang berlaku, baik yang bersifat religius maupun tradisional dan kultural. 
Dari penjelasan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa tujuan metode pembiasaan disekolah adalah untuk melatih serta membiasakan anak didik secara konsisten dan kontinyu dengan sebuah tujuan, sehingga benar-benar tertanam pada diri anak dan akhirnya menjadi kebiasaan yang sulit ditinggalkan dikemudian hari. Bentuk-bentuk pembiasaan pendidikan dalam pendidikan agama melalui kebiasaan dapat dilakukan dalam berbagai bentuk yaitu :

  1. Pembiasaan dalam akhlak, berupa pembiasan bertingkah laku yang baik, baik disekolah maupun diluar sekolah seperti: berbicara sopan santun, berpakaian bersih, hormat kepada orang tua dan sebagainya.
  2. Pembiasaan dalam ibadah, berupa pembiasaan shalat berjamaah di musholla sekolah, mengucapkan salam ketika masuk kelas, serta membaca “basmalah” dan “hamdallah” saat memulai dan menyudahi pelajaran.
  3. Pembiasaan dalam keimanan, berupa pembiasaan agar anak beriman dengan sepenuh jiwa dan hatinya dengan cara mengagungkan asma-asma Allah (Pembacaan Asmaulhusna dan surat-surat pendek ayat suci Al-Qur’an) sehingga dengan cara tersebut, anak-anak dapat memahami dan tertanamlah nilai-nilai religi pada diri anak

Halnya seperti yang dilakukan oleh seluruh civitas sekolah dimulai dari kepala Sekolah, para siswa, Guru dan seluruh staf tata usaha SMA PGRI 1 Subang (SMAKOT), mereka diwajibkan untuk hadir sebelum KBM dimulai yakni seluruh civitas sekolah sebelum jam 07:00 harus melaksanakan pembisaan, pembiasaan yang dilakukan antaralain diwajibkannya membaca Asmaulhusna yang dilanjutkan dengan membaca Ayat suci Al-Qur’an seperti “Ayat Kursi dan Shalawat Nariyah” itu semua dilakukan hanya pada hari-hari tertentu seperti Hari Selasa, Rabu, dan Kamis sedangkan Pada Hari Jumat, siswa diwajibkan untuk memakai Kopiah dan membaca Surat Yasin. Selain dari penanaman Nilai-nilai Agama, bimbingan dan pembinaan terhadap siswapun kerap kali dilaksanakan baik oleh Kepala Sekolah, Para Wakil maupuan Bapak / Ibu Guru. Selain pembiasaan yang sifatnya religi, SMA PGRI 1 Subang juga mencanangkan program pemerintah yakni program Literasi sekolah dimana para siswa diwajibkan untuk membawa buku bacaan dan membacanya minimal 10 – 15 menit.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *